Posted by : Satria Reformasi Jumat, 11 Oktober 2013






     Sungguh, memang benar kekuasaan ALLAH S.W.T telah ditampakan olehnya dengan berbagai cara, diantaranya melalui Musibah Bencana Alam ini. Musibah Bencana Alam memang membawa kerugian tetapi dibalik itu ada mukzijat dari ALLLAH S.W.T yang ditunjukan olehnya secara terang-terangan, nah disini saya akan membagikan info tentang Masjid di dunia yang tidak hancur saat diterjang bencana alam,cekidot :

   1.   Masjid Kobe, Jepang

   Masjid yang terletak di Kitano Cho, Kobe ini adalah masjid pertama yang dibangun di Jepang. Pembangunan masjid dengan dana yang dikumpulkan dari komunitas masyarakat muslim Kobe ini memakan waktu tujuh tahun dan dimulai pada tahun  1928.

Masjid yang didesain oleh arsitek asal Ceko, Jan Josef Svagr ini dibangun bergaya tradisional Turki dan baru rampung pada tahun 1935. Masjid ini kemudian dinamakan Masjid Muslim Kobe sesuai dengan letak masjid tersebut berada. Kobe sendiri berarti gerbang gerbang Tuhan.

Pada tahun 1945, Jepang terlibat Perang Dunia II. Serangan brutal pasukan Jepang ke pelabuhan milik Amerika Serikat, Pearl Harbor membuat negara super power itu meradang. Dan akhirnya pemerintah AS memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama dalam perang di dua kota besar Jepang, Nagasaki dan Hiroshima. Meski tidak terkena bom atom, namun kota Kobe menjadi salah satu kota besar Jepng yang dihujani bom B-29 oleh pesawat pembom milik Amerika.

Kota Kobe menjadi lokasi pemboman karena berbagai alasan. Pertama, Kobe menjadi satu dari enam kota besar di Jepang selain  Nagasaki dan Hirosima. Populasi kota Kobe yang berada di tepi laut saat itu mencapai 1 juta penduduk dan menjadi pusat bisnis dan perdagangan. Karena pelabuhan terbesar di Jepang terletak di kota Kobe, tempat di mana kapal dagang dan kapal perang Jepang bersandar.

Akibat serangan itu, Kota Kobe bisa dibilang rata dengan tanah setelah mayoritas bangunan di kota tersebut runtuh berantakan. Namun keajaiban terjadi. Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, masjid Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami retak pada dinding luar dan semua jendela kaca pecah.

Serangan bom juga hanya membuat bagian luar bangunan masjid menjadi sangat hitam. Sejumlah tentara Jepang yang berlindung di ruang bawah tanah masjid dikabarkan selamat dari ancaman bom. Masjid ini pun menjadi tempat perlindungan bagi korban perang.

Usai perang, pemerintah Arab Saudi dan Kuwait tergerak menyumbang dana renovasi dalam jumlah besar. Kaca jendela yang pecah diganti dengan jendela kaca baru yang diimpor langsung dari Jerman. Lampu hias baru pun digantungkan di tengah ruang utama. Begitu pula dengan ruang kontrol sistem suhu dipasang di masjid tersebut.

Tidak hanya itu, selain dilakukan renovasi, beberapa bangunan tambahan pun dibangun di masjid itu. Kondisi masjid yang pulih membuat masyarakat muslim Kobe bisa kembali menikmati kegiatan keagamaan di masjid tersebut. Banyaknya donor yang siap memberikan sumbangan bahkan dapat membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin maju dan berkembang.

Tapi ketahanan Masjid Kobe diuji lagi pada tahu 1995. Kali ini bukan dengan bom atom melainkan dengan gempa berkekuatan 7,2 skala ritcher yang terjadi tepatnya pada Selasa, 17 Januari 1995. Tidak hanya merusak kota Kobe, gempa juga melanda daerah sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan kota lainnya.

Meski hanya berlangsung 20 detik, tapi gempa tersebut mengakibatkan kerusakan parah dan juga jatuhnya korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu, gempa Kobe juga menyebabkan kerusakan besar sejauh 20 km dari pusat gempa.

Gempa Kobe diyakini menjadi gempa terburuk dan terbesar kedua yang terjadi di Jepang. Gempa besar Hanshin-Awaji pada tahun 1923 masih dianggap gempa paling buruk setelah merenggut 140 ribu jiwa. Meski demikian, Masjid Kobe masih tetap berdiri kokoh dan tegak.

   2.   Masjid Baitturahman, Indonesia
   Masjid Raya Baiturrahman seakan menjadi saksi bisu peristiwa kelam yang telah meluluhlantakkan wilayah Provinsi Aceh beserta seluruh isinya pada 26 Desember 2004. Masjid yang terletak di tengah Kota Banda Aceh ini merupakan satu bukti kebesaran Tuhan yang tetap kokoh dan berdiri tegak kendati gempa dan gelombang tsunami berkekuatan 9,0 skala richter melanda.


Walau akibat gempa itu meninggalkan beberapa keretakan di dinding masjid, hal itu tidak mengurangi keindahan dan keunikan masjid kebanggan warga Aceh ini. Bahkan, ketika Republika mengunjungi masjid ini setahun pascatsunami, sisa-sisa keretakan masih ada. Namun, hal itu dijadikan warga sebagai bentuk peringatan agar senantiasa mengingat kebesaran Tuhan.


Sulaiman, salah seorang jamaah masjid tersebut, mengatakan, saat tsunami terjadi, Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat menyelamatkan diri bagi warga yang berlindung di rumah Allah tersebut.


Meski gelombang tsunami yang terjadi saat itu tingginya mencapai puluhan meter, airnya hanya masuk ke halaman masjid sebatas pinggang dan tidak sampai masuk ke dalam bangunan masjid.


Namun, tidak demikian dengan bangunan gedung dan rumah toko (ruko) di sekitar lingkungan masjid. Seluruh bangunan yang ada di kiri dan kanan masjid tenggelam, kecuali yang ketinggiannya di atas 20 meter, dan semuanya rusak.
   3.   Masjid At-Tawhit, Haiti
   Masjid yang terletak di Haiti ini juga bukti kekuasaan ALLAH S.W.T , masjid ini tidak hancur saat gempa yang melanda Haiti pada beberapa waktu yang lalu, tidak seperti halnya gedung Pemerintah Haiti yang hancur saat gempa terjadi, namun Masjid ini tetap kokoh hanya ada retakan pada bagian luar masjid.


   4.   Masjid Al-Barkah, Indonesia
 
   Saat terjangan air bah dan lumpur dari bendungan Situ Gintung membuat daerah sekelilingnya hancur, masjid Al Barkah justru kokoh berdiri. Ketika Situ Gintung yang berlokasi di Cireundeu, Tangerang itu jebol, hanya sedikit tembok bangunan masjid terlihat rusak

   5.   Masjid Al-Mujahidin, Yogyakarta 


   Pada Oktober 2010, bencana gunung Merapi meletus membuat kawasan Yogyakarta begitu tegang. Saat Merapi mengeluarkan lava pijar dan awan panas, semua orang mengungsi. Awan panas itu pun menghancurkan seluruh bangunan dan makhluk hidup yang dilewati. Tapi tidak dengan masjid Al-Mujahidin yang tetap kokoh berdiri.


Itulah Beberapa Masjid yang tidak hancur saat diterjang musibah bencana alam, apa itu hanya kebetulan ? atau memang ALLAH S.W.T sedang melihatkan kekuasaanya ? Jika benar, maka ALLAH S.W.T memberikan keterangan tersebut agar kita (umat muslim) senantiasa beribadah kepadanya sampai hari kiamat nanti.




 










































{ 4 komentar... BACA KOMENTAR ATAU TAMBAHKAN KOMENTAR ANDA }

Silahkan tinggalkan komentar anda jika ada link yang rusak atau sebagainya

MY NAME IS SATRIA BLOG

Arsip Blog

DMCA

- Copyright © My Name Is Satria - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -